PT. WPP Rekrut
Tenaga Kerja Lokal Memaksimalkan Program CSR
Kondisi saat ini, banyak
permasalahan yang terjadi pada perusahaan. Terutama konflik dengan masyarakat. Sehingga
image perusahaan kebanyakan dipandang tidak berpihak dan merugikan masyarakat.
Padahal disisi lain banyak program perusahaan yang membantu masyarakat, melalui
program Corporate Social Responsibility (CSR).
Masuknya investor sebagai
salah satu upaya peningkatan perekonomian merupakan hal yang sangat diharapkan
setiap daerah. Sebab, dengan demikian, maka akan membantu pemerintah dalam
mengatasi permasalahan peningkatan taraf hidup serta sosial masyarakatnya. Tidak
terkecuali Kabupaten Sintang. Sebagai daerah yang strategis, Kabupaten Sintang
menjadi incaran investor untuk membangun usaha. Salah satunya adalah di bidang
kehutanan dan perkebunan.
Namun sangat disayangkan,
kebanyakan keberadaan perusahaan hanya dipandang dari segi negatifnya saja di
mata masyarakat. Sehingga tidak sedikit yang menimbulkan konflik di tempat mereka
membangun kebun. Padahal, tak hanya "memperkaya" diri mereka sendiri,
perusahaan juga membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf kehidupan dan
status sosialnya.
Salah satunya adalah PT.
Wahana Plantation and Products (WPP) yang mulai memasuki wilayah Kabupten
Sintang, sejak tahun 2007 dan baru beroperasi dan melakukan pembebasan lahan
sejak tahun 2008. Anak perusahaan yang bergerak dalam usaha perkebunan kelapa
sawit juga tak luput dari konflik. Padahal di sisi lain, sejak membuka
perkebunan kelapa sawit, melalui program CSR-nya telah banyak yang diberikan
perusahaan kepada masyarakat seperti kepedulian sosial terhadap kebutuhan
masyarakat khususnya di daerah, serta memberikan bantuan yang disebut sebagai
charity dengan program yang telah dilakukan antara lain pembangunan sarana
ibadah, pembuatan jalan dan jembatan dan lain sebagainya.
Izin lokasi yang didapatkan
PT.WPP dari Pemda Sintang seluas 26.400 hektar. Sedangkan perolehan lahan yang
didapat dari masyarakat seluas 21.347,07 hektar, dan areal yang sudah ditanami
kelapa sawit seluas 3.740 hektar. Sistem
kemitraan yang diterapkan PT.WPP adalah pola kemitraan 80% inti dan 20%
masyarakat, dengan pola manajemen satu atap yang dikelola penuh oleh inti (full
managed) dalam satu siklus tanaman kelapa sawit.
Disamping itu, PT.WPP
terdiri dari beberapa bagian estate yang dipimpin oleh seorang manager
melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan yang berbeda. Di Sona Estate, pihaknya
membuat jalan di Desa Bancoh mengarah ke Sabang Surai, Dusun Kebah Desa Gandis,
Susun Sempreni, Desa Sungai Mali, Dusun Pengasuh, pembangunan gereja di Dusun
Sona Desa Gandis yaitu Gereja Santo Martinus, pembuatan tiga sumur bor,
membangun jembatan yang menghubungkan Dusun Sona mengarah ke Desa Gandis, serta
mengajak dan mendidik masyarakat setempat sebagai pemborong perawatan kebun.
Untuk Lalang Estate,
pihaknya membuat jalan di Dusun Penyaguk 2, pembangunan Gereja Milisi Injili
Indonesia, membangun jembatan yang menghubungkan Desa Mantir ke SP 7, serta
memberikan pekerjaan pekerjaan bersifat borongan dan secara berkelanjutan terus
membina komunikasi dengan masyarakat setempat, sehingga segala sesuatunya
terjadi hubungan yang harmonis.
Sedangkan di Nanga Tempunak
Estate dibuat jalan dari Dusun Sona mengarah ke Desa Baya Betung, Doda dan
Kancing, menimbun jalan dari Simpang Nobal ke Desa Baya Betung sepanjang 5 Km,
mengajak dan mendidik masyarakat Desa Baya Betung sebagai tenaga pemborong
lokal untuk bekerja sama dengan pihak Perusahaan sebagai rekanan bisnis, serta
mengadakan kunjungan kunjungan silaturahim kepada masyarakat
yang mengalami musibah seperti sakit dan lain sebagainya.
Selain itu, di Merah Air
Estate, perusahaan membantu memperbaiki lima jembatan dari Desa Mangat yang
mengarah ke arah Tajam, perbaikan dua jembatan dari Dusun Tajam yang mengarah
ke Dusun Pencaron. Ada pula pembangunan gereja dan sumur di Dusun Kluin,
renovasi Puskesdes di Desa Baras, membantu pembangunan masjid di Dusun Tajam
dan memasangkan instalasi listrik serta perbaikan jalan desa dan dusun di sekitar
kebun. Secara keseluruhan karyawan PT.WPP juga ikut berpartisipasi dalam
kegiatan keagamaan dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan
masyarakat.
Tidak hanya kegiatan sosial,
dari beberapa estate yang ada di Sintang, pihaknya telah memperkerjakan putra
daerah sebagai tenaga staf dan tenaga harian, sehingga mengurangi angka
pengangguran di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Seluruh tenaga kerja lokal
yang dilibatkan sebanyak 403 orang, dan ini merupakan program wajib kami kepada
masyarakat. Harapan PT.WPP, agar di tahun 2012 kita semua, umumnya masyarakat
Sintang semakin maju dan dapat menerima keberadaan perusahaan ini, sehingga
kesuksesan bisa diraih bersama sama.
Kesimpulan :
1.
PT.WPP mengadakan program SCR di lingkungan maupun masyarakat sekitar
wilayah Kabupaten Sintang dengan adanya pembangunan jembatan dan tempat ibadah
buat masyarakat tersebut.
PT.WPP mengajak dan
mendidik masyarakat setempat sebagai pemborong perawatan kebun serta memberikan
lapangan pekerjaan kepada putra daerah tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar